Cari Blog Ini

Sabtu, 22 Oktober 2011

TUGAS EMPAT(4)

ETIKA PERGAULAN BISNIS

Etika bisnis merupakan penerapan tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan  itu sendiri.Etika pergaulan bisnis dapat meliputi beberapa hal antara lain adalah :
1. Hubungan Antara Bisnis Dengan Konsumen
Hubungan antara bisnis dengan langgananya merupakan hubungan yang paling banyak dilakukan, oleh karena itu bisnis haruslah menjaga etika pergaulanya secara baik.
2. Hubungan Dengan Karyawan
Manajer yang pada umumnya selalu berpandangan untuk memajukan bisnisnya sering kali harus berurusan dengan etika pergaulan dengan karyawannya. Pergaulan bisnis dengan karyawan ini meliputi beberapa hal yakni : Penarikan (recruitment), Latihan (training), Promosi atau kenaikan pangkat, Tranfer, demosi (penurunan pangkat) maupun lay-off atau pemecatan / PHK ( pemutusan hubungan kerja). Didalam menarik tenaga kerja haruslah dijaga adanya penerimaan yang jujur sesuai dengan hasil seleksi yang telah dijalankan.
3. Hubungan Antar Bisnis
Hubungan ini merupakan hubungan antara perusahaan yang satu dengan perusahan yang lain Hal ini bisa terjadi hubungn antara perusahaan dengan saingannya, dengan penyalurnya, dengan grosirnya, dengan pengecernya, agen tunggalnya maupun distributornya. Dalam kegiatan sehari-hari tentang hubungan tersebut sering terjadi benturan-benturan kepentingan antar kedunya. Dalam hubungan itu tidak jarang dituntut adanya etika pergaulan bisnis yang baik.
4. Hubungan Dengan Investor
Perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas dan terutama yang akan atau telah “go publik” harus menjaga pemberian informasi yang baik dan jujur dari bisnisnya kepada para insvestor atau calon investornya. Informasi yang tidak jujur akan menjerumuskan para investor untuk mengambil keputusan investasi yang keliru. Dalam hal ini perlu mandapat perhatian yang serius karena dewasa ini di Indonesia sedang mengalami lonjakan kegiatan pasar modal. Banyak permintaan dari para pengusaha yang ingin menjadi emiten yang akan menjual sahamnya kepada masyarakat. Dipihak lain masyarakat sendiri juga sangat berkeinginan untuk menanamkan uangnya dalam bentuk pembelian saham ataupun surat-surat berharga yang lain yang diemisi oleh perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu masyarakat calon pemodal yang ingin membeli saham haruslah diberi informasi secara lengkap dan benar terhadap prospek perusahan yang go public tersebut.
5. Hubungan Dengan Lembaga-Lembaga Keuangan
Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan terutama jawatan pajak pada umumnya merupakan hubungan pergaulan yang bersifat finansial. Hubungan ini merupakan hubungn yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan Rugi dan Laba misalnya. Laporan finansial tersebut haruslah disusun secara baik dan benar sehingga tidak terjadi kecendrungan kearah penggelapan pajak misalnya. Keadaan tersebut merupakan etika pergaulan bisnis yang tidak baik.

Pengertian dan Penjelasan Dasar Akuntansi - Definisi, Arti, Fungsi dan Kegunaan - Belajar Ilmu Akutansi

A. Pengertian dan Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
B. Fungsi Akuntansi
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.
C. Laporan Dasar Akuntansi
Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.

Belum Lakukan Fungsi Dasar Investasi, Tujuh MI Terancam Dicabut Izin

Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) memberi waktu satu bulan kepada tujuh manajer investasi (MI) yang belum juga melaksanakan fungsi dasar dalam pengelolaan investasi. Bapepam telah memberi surat peringatan dan jika tidak terpenuhi, maka tujuh MI terancam dicabut izinnya.

Demikian disampaikan Kepala Biro Pengelolaan Investasi Bapepam-LK, Djoko Hendratto di kantornya, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/10/2011).

"Dari hasil pemeriksaan, ada bbrp MI yang dikategorikan tidak memiliki komitmen dan keinginan memenuhi fungsi utama dan pendukung. Atas kondisi itu, rapim (rapat pimpinan) mengusulkan beberapa MI dicabut. Untuk hal itu bs diizinkan kalau sudah tidak mmiliki komitmen dalam melanjutkan bisnisnya," jelas Djoko.

Namun, usulan pencabutan tidak segera dilakukan. Dalam rapim yang terselenggara kemarin, pimpinan menghendaki perpanjangan waktu satu bulan. Diharapkan dalam tempo 30 hari, ketujuh MI dapat memenuhi permintaan Bapepam-LK seperti yang dicantumkan dalam peraturan V.D.11.

"Atas laporan kami tadi, pimpinan kami ingin memberikan waktu satu bulan untuk memberikan kesempatan mereka," tuturnya.

Pemeriksaan kepatuhan fungsi MI, lanjut Djoko, telah dilakukan sejak 2007. Proses evaluasi terus diperpanjang hingga 2010 dan 2011 ini. "Jadi kami sudah memberikan waktu, kesempatan bagi mereka. Dalam waktu tersebut, kami melakukan monitoring," ucapnya.

Sejatinya masih terdapat MI lain yang belum 100% menjalankan fungsi-fungsi tambahan. Namun, atas kelalain ini Bapepam-LK hanya memberi sanksi berupa pembatasan pengeluaran produk baru. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko kerugian kepada investor.

"Ada empat kondisi yang kami laporkan dalam rapim. Kondisi pertama, belum memenuhi fungsi pendukung. Maka Bapepam-LK keluarkan surat peringatan dan memberi waktu satu bulan untuk memperbaiki. Kondisi dua, hampir sama karena MI baru melakukan fungsi investasi dan kepatuhan. Atas kondisi kedua ini, rapim memutuskan untuk memberikan suspen atau dihentikan sementara subscription (penambahan investasi), tapi tidak redemption (pencairan). Kondisi tiga, kami memberi waktu dua bulan," tegasnya.
sumber: http://finance.detik.com/read/2011/10/21/165505/1749726/6/belum-lakukan-fungsi-dasar-investasi-tujuh-mi-terancam-dicabut-izin

Sabtu, 15 Oktober 2011

Tugas 3

1. Pengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah ‘ tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.

2.Lokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan fisik. Kedudukan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi perusahaan adalah pabrik tempat memproduksi barang..
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba.Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing;disamping waktu harus berpacu,juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.

3. Contoh Perusahaan :
   a. PT kabelindo murni Tbk
   b. PT Astra
   c. PT Garment
   d. PT ABC
   e. PT Tokai